Cara Export dan Import ODBC Data Source

ODBC data source dapat diexport melalui system registry.
Langkah – langkahnya :

  1. Buka Registry Editor (Start Menu > Run > regedit)
  2. Untuk System DSN: Masuk ke folder My Computer > HKEY_LOCAL_MACHINE > SOFTWARE > ODBC > ODBC.INI
  3. Untuk User DSN: Masuk ke folder My Computer > HKEY_CURRENT_USER > SOFTWARE > ODBC > ODBC.INI
  4. Klik kanan folder ODBC.INI dan pilih Export, lalu simpan dengan extensi file .reg
  5. Simpan file .reg di lokasi komputer anda.
  6. Untuk import, klik file hasil export .reg tadi.
  7. Cukup mudah khan ? semoga membantu.

Sumber : susakli.com

Posted in Database | Tagged , , , | Leave a comment

Tutorial Penomoran Halaman Pada Microsoft Word

Ini hanyalah sekedar sharing bagaimana cara memberikan halaman yang berbeda-beda pada Microsoft Word.
Hal ini mungkin sepele, tetapi kalau anda tidak sabar bisa jadi bikin pusing kepala..hehe…

Mungkin ini sangat kita butuhkan pada saat menyusun makalah, laporan magang, laporan yang ditentukan formatnya, bahkan skripsi. Namun biasanya kita memisahkan antara cover, daftar isi, kata pengantar, bab 1, penutup, dll. Ada cara mudah agar kesemua isi laporan tersebut bisa kita jadikan satu dokumen word.

Untuk lebih mudahnya, langkah memberi nomor halaman ini tentu saja bisa kita lakukan di saat selesai membuat laporannya. Namun bisa dilakukan juga sebelum membuat laporan, tetapi lebih sulit. Jadi lebih baik di akhir saja.

Berikut langkah-langkahnya :
Pertama, Klik Insert  –> Page Number  kemudian pilih salah satu, misalnya saya pilih Buttom of Page. Maka akan muncul tampilan seperti berikut ini :
1

2

Maka akan muncul tampilan seperti berikut ini :
3

Setelah halaman terbentuk klik pada bagian luar footer dua kali (penting hal ini dilakukan untuk menghindari kegagalan-kegagalan yang biasanya terjadi). Sehingga akan muncul tampil seperti dibawah ini :
4

Selanjutnya untuk memberi halaman pada bagian cover, klik kembali footer pada halaman tersebut dengan cara mengklik bagian bawah halaman dua kali maka akan muncul menu Design.
5

Setelah itu, centang Different First Page. Maka nomor yang sebelumnya ada akan hilang.
6

Kemudian klik kembali di bagian luar footer (harus dilakukan). Sehingga muncul tampilan seperti berikut.
7

Untuk memberi halaman pada kata pengantar dan daftar isi misalnya dengan format angka (i, ii, iii,….). Letakkan sel Ms. word pada awal kata “Lembar Pengesahan” (sebagai contoh). Kemudian klik page layout –> breaks, pilih next page (langkah ini yaitu untuk membedakan halaman ini dengan halaman sebelumnya).
8

Kemudian klik footer pada halaman kata pengantar tersebut, maka akan muncul menu design seperti sebelumnya.
9

Setelah itu hilangkan tanda centang pada different first page, dan centang different odd and even page, serta biarkan centang pada show document. Lalu hilangkan tanda aktif pada link to previous dengan cara meng-kliknya satu kali.
10

Masih pada menu design, untuk mengubah format number menjadi bentuk (i, ii, iii,…), klik page number –> format page number.
11

Kemudian pilih tipe (i,ii,iii,…) dan klik start at i. Seperti terlihat pada tampilan dibawah ini :
12

Maka halaman 1 akan berubah menjadi halaman i.
13

Seperti sebelumnya klik kembali dua kali diluar bagian footer dua kali (HARUS DI LAKUKAN). Sehingga muncul tampilan seperti dibawah ini :
14

Selanjutnya, untuk memberi halaman bagian isi (misalnya BAB 1 Pendahuluan), sama halnya dengan sebelumnya yaitu harus membedakan terlebih dahulu halaman dengan halaman sebelumnya, namun juga harus selalu diingat letakkan terlebih dahulu kursor pada huruf pertama halaman tersebut. Seperti sebelumnya klik page layout –> breaks dan next page.
15

Kemudian klik footer pada halaman tersebut, maka muncul menu design.
16

Lalu hilangkan tanda aktif link to previous.
17

Setelah itu klik page number –> format page number kemudian pilih tipe (1,2,3,…) juga klik start at 1.
19

Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :
20

Setelah itu, seperti biasa, klik dua kali pada bagian luar footer dua kali. Sehingga muncul tampilan berikut :
21

Akhirnya halaman laporan anda sudah jadi.

Maka jika anda akan menambahkan format halaman lainnya, anda tinggal melakukan kembali langkah-langkah di atas.

Selamat mencoba semoga bermanfaat,,!!!

Terima Kasih…

Posted in Microsoft Office | Tagged , , , , | Leave a comment

List Limit Memori (RAM) di Windows

Berikut ini adalah list daftar limit memori dari beberapa Operating System Windows, semoga dapat membantu.

Physical Memory Limits: Windows 10
The following table specifies the limits on physical memory for Windows 10.

Version Limit on X86 Limit on X64
Windows 10 Enterprise 4 GB 2TB
Windows 10 Education 4 GB 2TB
Windows 10 Pro 4 GB 2TB
Windows 10 Home 4 GB 128GB

Physical Memory Limits : Windows Server 2016
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Server 2016.

Version Limit on X64
Windows Server 2016 Datacenter 24 TB
Windows Server 2016 Standard 24 TB

Physical Memory Limits : Windows 8
The following table specifies the limits on physical memory for Windows 8.

Version Limit on X86 Limit on X64
Windows 8 Enterprise 4 GB 512 GB
Windows 8 Professional 4 GB 512 GB
Windows 8 4 GB 128 GB

Physical Memory Limits : Windows Server 2012
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Server 2012. Windows Server 2012 is available only in X64 editions.

Version Limit on X64
Windows Server 2012 Datacenter 4 TB
Windows Server 2012 Standard 4 TB
Windows Server 2012 Essentials 64 GB
Windows Server 2012 Foundation 32 GB
Windows Storage Server 2012 Workgroup 32 GB
Windows Storage Server 2012 Standard 4 TB
Hyper-V Server 2012 4 TB

Physical Memory Limits : Windows 7
The following table specifies the limits on physical memory for Windows 7.

Version Limit on X86 Limit on X64
Windows 7 Ultimate 4 GB 192 GB
Windows 7 Enterprise 4 GB 192 GB
Windows 7 Professional 4 GB 192 GB
Windows 7 Home Premium 4 GB 16 GB
Windows 7 Home Basic 4 GB 8 GB
Windows 7 Starter 2 GB N/A

Physical Memory Limits : Windows Server 2008 R2
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Server 2008 R2. Windows Server 2008 R2 is available only in 64-bit editions.

Version Limit on X64 Limit on IA64
Windows Server 2008 R2 Datacenter 2 TB
Windows Server 2008 R2 Enterprise 2 TB
Windows Server 2008 R2 for Itanium-Based Systems 2 TB
Windows Server 2008 R2 Foundation 8 GB
Windows Server 2008 R2 Standard 32 GB
Windows HPC Server 2008 R2 128 GB
Windows Web Server 2008 R2 32 GB

Physical Memory Limits : Windows Server 2008
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Server 2008. Limits greater than 4 GB for 32-bit Windows assume that PAE is enabled.

Version Limit on X86 Limit on X64 Limit on IA64
Windows Server 2008 Datacenter 64 GB 1 TB
Windows Server 2008 Enterprise 64 GB 1 TB
Windows Server 2008 HPC Edition 128 GB
Windows Server 2008 Standard 4 GB 32 GB
Windows Server 2008 for Itanium-Based Systems 2 TB
Windows Small Business Server 2008 4 GB 32 GB
Windows Web Server 2008 4 GB 32 GB

Physical Memory Limits : Windows Vista
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Vista.

Version Limit on X86 Limit on X64
Windows Vista Ultimate 4 GB 128 GB
Windows Vista Enterprise 4 GB 128 GB
Windows Vista Business 4 GB 128 GB
Windows Vista Home Premium 4 GB 16 GB
Windows Vista Home Basic 4 GB 8 GB
Windows Vista Starter 1 GB

Physical Memory Limits : Windows Home Server
Windows Home Server is available only in a 32-bit edition. The physical memory limit is 4 GB.

Physical Memory Limits : Windows Server 2003 R2
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Server 2003 R2. Limits over 4 GB for 32-bit Windows assume that PAE is enabled.

Version Limit on X86 Limit on X64
Windows Server 2003 R2 Datacenter Edition 64 GB

(16 GB with 4GT)

1 TB
Windows Server 2003 R2 Enterprise Edition 64 GB

(16 GB with 4GT)

1 TB
Windows Server 2003 R2 Standard Edition 4 GB 32 GB

Physical Memory Limits : Windows Server 2003 with Service Pack 2 (SP2)
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Server 2003 with Service Pack 2 (SP2). Limits over 4 GB for 32-bit Windows assume that PAE is enabled.

Version Limit on X86 Limit on X64 Limit on IA64
Windows Server 2003 with Service Pack 2 (SP2), Datacenter Edition 64 GB

(16 GB with 4GT)

1 TB 2 TB
Windows Server 2003 with Service Pack 2 (SP2), Enterprise Edition 64 GB

(16 GB with 4GT)

1 TB 2 TB
Windows Server 2003 with Service Pack 2 (SP2), Standard Edition 4 GB 32 GB

Physical Memory Limits : Windows Server 2003 with Service Pack 1 (SP1)
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Server 2003 with Service Pack 1 (SP1). Limits over 4 GB for 32-bit Windows assume that PAE is enabled.

Version Limit on X86 Limit on X64 Limit on IA64
Windows Server 2003 with Service Pack 1 (SP1), Datacenter Edition 64 GB

(16 GB with 4GT)

X64 1 TB 1 TB
Windows Server 2003 with Service Pack 1 (SP1), Enterprise Edition 64 GB

(16 GB with 4GT)

X64 1 TB 1 TB
Windows Server 2003 with Service Pack 1 (SP1), Standard Edition 4 GB 32 GB

Physical Memory Limits : Windows Server 2003
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Server 2003. Limits over 4 GB for 32-bit Windows assume that PAE is enabled.

Version Limit on X86 Limit on IA64
Windows Server 2003, Datacenter Edition 64 GB

(16 GB with 4GT)

512 GB
Windows Server 2003, Enterprise Edition 64 GB

(16 GB with 4GT)

512 GB
Windows Server 2003, Standard Edition 4 GB
Windows Server 2003, Web Edition 2 GB
Windows Small Business Server 2003 4 GB
Windows Compute Cluster Server 2003 32 GB
Windows Storage Server 2003, Enterprise Edition 8 GB
Windows Storage Server 2003 4 GB

Physical Memory Limits : Windows XP
The following table specifies the limits on physical memory for Windows XP.

Version Limit on X86 Limit on X64 Limit on IA64
Windows XP 4 GB 128 GB 128 GB (not supported)
Windows XP Starter Edition 512 MB N/A N/A

Physical Memory Limits : Windows Embedded
The following table specifies the limits on physical memory for Windows Embedded.

Version Limit on X86 Limit on X64
Windows XP Embedded 4 GB
Windows Embedded Standard 2009 4 GB
Windows Embedded Standard 7 4 GB 192 GB

Demikian list limit dari OS Windows, terima kasih.. ^_^

Sumber : MDN Microsoft

Posted in Hardware | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Setting ODBC Driver di Windows 7 64Bit

Mungkin diantara anda yang membutuhkan koneksi database dengan bantuan ODBC driver sudah pasti akan menambahkan DSN melalui ODBC ini. Namun, ketika masuk ke ODBC yang belum disetting maka otomatis hanya muncul pilihan SQL Server, dan ketika menambahkan User DSN muncul tulisan “You are logged on with non-Administrative privileges. System DSNs could not be created or modified”. Jangan bingung dulu ya, di windows 7 64bit memang seperti itu, jadi harus disetting dahulu.


Sehingga driver yang dibutuhkan tidak ada. Hanya ada pilihan SQL Server. Untuk menampilkan semua driver caranya cukup mudah. Kita cukup merubah value Target dan Start In di menu properties. Langkah-langkahnya :

  1. Buka control panel
  2. Masuk System and Security
  3. Pilih Administratove Tools
  4. Lalu klik kanan Data Sources (ODBC)
  5. Pilih Properties, maka akan muncul gambar seperti ini :


    Rubah value Target dari %windir%\system32\odbcad32.exe menjadi C:\Windows\SysWOW64\odbcad32.exe

    Rubah value Start In dari %windir%\system32 menjadi %windir%\SysWOW64

  6. Kemudian, tekan tombol advanced, untuk memberikan hak akses administrator pada shortcut ini.
  7. Setelah itu klik OK. Lalu apply untuk menyimpan konfigurasi setting tadi. Setelah itu maka otomatis driver DSN akan otomatis bertambah seperti gambar dibawah ini.
  8. Cukup mudah khan. Terima kasih.
Posted in Software | Tagged , , , , | Leave a comment

Cara Merubah Data Text Menjadi Kolom di Microsoft Excel

Anda mungkin pernah membuka file CSV (comma-separated values atau character-separated values) di Excel, yang datanya tidak ditaruh per kolom, tetapi semuanya dijejalkan pada satu sel atau kolom. Dengan tampilan data seperti itu, tentu saja sulit untuk membacanya apalagi menggunakannya. Untungnya, Microsoft Excel memiliki tool Text To Columns untuk menangani masalah ini.

Membagi isi sel - Text to Columns Excel

Text To Columns membagi isi kolom atau sel menjadi beberapa kolom berdasarkan tanda pemisahnya. Delimiter atau tanda pemisah tersebut bisa berupa koma, spasi, tab, huruf, tanda baca atau karakter lainnya.

Fitur ini juga bisa kita gunakan untuk membagi teks pada sebuah sel, misalnya nama lengkap yang dipisahkan dengan spasi dan membaginya menjadi kolom nama pertama dan nama kedua.

Berikut tip dan cara membuatnya.

Tip dan Hal Penting:

Hal-hal penting yang perlu diketahui dan dipersiapkan sebelum data dipisah menjadi beberapa kolom:

  • Gunakan tanda pemisah yang sama untuk seluruh data.
    Seperti contoh berikut, setiap sel pada kolom A berisi nama kota dan ongkos kirim dengan pemisah berupa koma semuanya.
    Data dengan tanda pemisah koma dan tanda petik
  • Taruh data dalam tanda petik dua (“ ”) bila ada lebih dari satu kata dan memiliki tanda pemisah yang sama di dalamnya.

    Contoh: sel dengan data Garut, Kab. Garut, 24000 ingin dipisah menjadi dua kolom, yaitu nama kota (Garut, Kab. Garut) dan ongkos kirim (24000). Tetapi oleh Excel, data tersebut akan dipisahkan menjadi tiga kolom karena ada tanda koma pada nama kota. Agar tanda koma tersebut tidak dianggap sebagai tanda pemisah oleh Excel, maka taruh nama kota dalam tanda petik dua seperti ini: Garut, Kab. Garut, 24000.

Cara Membagi Isi Sel dengan Text To Columns

Tutorial ini menggunakan contoh data daftar nama kota dan ongkos kirim yang akan dibagi menjadi dua kolom dengan tanda pemisah koma (lihat gambar 2 di atas).

Catatan: cara berikut juga bisa digunakan untuk data dengan tanda pemisah berupa spasi, titik koma, garis miring atau karakter lainnya. Penjelasannya ada di langkah 5.

Langkah-langkah:

  1. Buka lembar kerja Excel atau file CSV yang akan dipisahkan datanya.
  2. Pilih atau blok kumpulan sel yang akan dipisahkan tersebut.
  3. Pada Data tab, Data Tools grup, klik Text to Columns untuk membuka kotak dialog Convert Text to Columns Wizard.
    Klik Text to Columns untuk membuka kotak dialog Convert Text to Columns Wizard
  4. Pada layar pertama (Step 1), klik Delimited, dan kemudian klik Next.
    Step 1 - klik Delimited
  5. Di layar berikutnya (Step 2) kita akan menentukan pembatas yang memisahkan isi sel. Pada contoh ini, isi sel dipisahkan dengan koma, untuk itu centang kotak Comma saja di bagian Delimiters dan kosongkan kotak yang lain.

    Tip:

    • Pilih Tab bila data menggunakan tanda pemisah tab.
    • Pilih Semicolon bila data menggunakan tanda pemisah titik koma.
    • Pilih Space bila data menggunakan tanda pemisah spasi.
    • Untuk karakter lain, pilih Other dan isi kotak di sampingnya dengan tanda pemisah, misalnya / (garis miring), bila data menggunakan tanda pemisah tersebut.

    Step 2 - pilih Delimiter, text qualifier dan Data Preview

  6. Jangan lupa centang juga kotak Treat consecutive delimiters as one. Hal ini berguna apabila data memiliki tanda pemisah dua atau lebih berturut-turut. Dengan mencentang kotak tersebut, maka oleh Excel akan dianggap satu saja, sehingga tidak akan dipisahkan menjadi sel kosong.
  7. Pilih Text qualifier tanda petik dua (“) untuk memberitahu Excel agar mengabaikan tanda pemisah yang muncul dalam tanda petik tersebut.

    Catatan: tanda petik pada data harus dibuat terlebih dahulu sebelum melakukan pemisahan. Bila data belum menggunakan tanda petik, klik Cancel untuk memperbaiki data dan ulangi mulai langkah 2.

  8. Hasil pemisahannya bisa dilihat di kotak Data preview. Bila hasil sesuai dengan yang diinginkan maka klik Next.
  9. Layar ketiga (Step 3) yang merupakan tahap terakhir adalah menentukan format atau tipe data. Excel akan otomatis menggunakan format General pada semua kolom. Kita bisa menggunakan format ini untuk tipe data teks, angka, dan tanggal.

    Hal penting: bila data berupa angka dan digit pertama data adalah nol (contoh: kode anggota 0233), maka harus menggunakan format yang lain, yaitu Text. Karena bila memilih General, maka Excel akan menghapus angka nol dari digit pertama data.
    Step 3- tentukan format data kolom
    Cara menentukan tipe data:

    1. Klik kolom di kotak Data preview.
    2. Kemudian di bagian Column data format klik Text.
    3. Ulangi langkah di atas (a dan b) untuk kolom yang lain.
  10. Jika ingin hasil pemisahan ditaruh di kolom yang lain, klik icon tanda panah merah di sebelah kanan kotak Destination (lihat gambar di atas) dan kemudian pilih sel yang berikutnya, misalnya C2 dan kemudian tekan ENTER untuk kembali ke layar Convert Text to Columns Wizard.

    Hal penting: jika kita tidak menentukan kolom yang baru, maka data yang sudah dipisah akan ditimpakan di kolom asal data dan kolom-kolom di sampingnya. Untuk itu, sebaiknya siapkan beberapa kolom kosong terlebih dahulu.
    Cell destination untuk hasil text to columns

  11. Klik Finish. Sekarang data sudah terpisah menjadi dua kolom.
    Tampilan hasil sel yang dipisahkan menjadi dua kolom

Sumber : www.computer1001.com

Posted in Microsoft Office | Tagged , , , | Leave a comment