Tutorial Mengaktifkan User SA di SQL Server 2008 R2

Secara default untuk settingan user SA di SQL Server belum bisa dipergunakan, untuk itu Anda harus merubah terlebih dahulu settingan default nya supaya login dengan user sa bisa dipergunakan. User SA memiliki fungsi sama seperti hal nya form login yaitu untuk mencegah agar orang lain tidak bisa mengakses akun kita. Atau bisa diartikan juga untuk menjaga keamanan database agar tidak sembarang user bisa masuk ke database kita.

Berikut adalah langkah-langkah mengaktifkan login user SA di SQL Server 2008 R2 :

  1. Anda pastikan terlebih dahulu jika SQL Server sudah terinstal di komputer. Kemudian buka Database SQL Server tersebut melalui aplikasi SQL Server Management Studio dengan cara login terlebih dahulu dengan menggunakan Windows Authentication seperti gambar dibawah ini.
  2. Setelah itu akan muncul di object explorer. Lalu klik pada bagian SQL Server anda -> Security (klik 2x) -> Logins (klik 2x) -> klik kanan ‘sa’ -> Properties. Langkahnya urut seperti yang dibawah ini.
        
  3. Maka akan masuk tampilan Login Properties sa seperti dibawah ini. Lalu anda ganti password defaultnya sesuai dengan yang anda kehendaki di bagian kolom Password, lalu confirm password tersebut di bagian kolom Confirm Password.

    Kemudian masih pada Login Properties sa anda pilih menu Status kemudian anda rubah Permisision menjadi Grant, dan Login menjadi Enable seperti gambar dibawah ini, lalu klik OK.
  4. Lalu kembali ke awal tampilan object browser, kemudian klik kanan pada SQL Server anda lalu pilih Properties.
  5. Maka akan muncul seperti gambar dibawah ini, kemudian setelah itu pilih Security, ubah di bagian Windows Authentications mode menjadi SQL Server and Windows Authentication mode dan bagian Login Auditing menjadi Failed logins only , lalu klik OK.
  6. Proses pembuatan user SA di SQL Server telah selesai, akan tetapi supaya anda bisa menggunakan user SA tersebut anda harus merestart SQL Server. Caranya klik menu windows / run kemudian ketikan “services.msc” lalu tekan ENTER kemudian anda cari SQL Server (SQLEXPRESS) setelah itu klik kanan pada menu tersebut pilih restart seperti gambar dibawah ini.
  7. Mengaktifkan login user SA di SQL Server ini sangat bermanfaat disaat kita membuat koneksi atau module dalam sebuah aplikasi, seperti PHP, VBNet atau yang lain. Pembuatan database pun sudah bisa dilakukan.

Sekian Tutorial Mengaktifkan User SA di SQL Server 2008 R2. Semoga bermanfaat. Terima Kasih.

Sumber Referensi : RemotMepetSawah

Posted in Database, Programming, Tutorial | Tagged , , , | Leave a comment

Hidden Fungsi Show Password Wifi pada Windows

Pada tutorial kali ini, saya akan menjelaskan fungsi untuk hidden tombol Show character pada wifi laptop. Tujuannya adalah agar orang lain tidak secara mudah mengetahui password Wifi yang tidak boleh diakses secara public alias hanya diakses oleh orang-orang tertentu saja. Biasanya tutorial ini ada di laptop.

  1. Sebelum ke tutorial Hidden Show characters password wifi maka saya akan jelaskan letak fungsi Show characters tersebut.
    – Klik kanan icon Network di sebelah kanan bawah, lalu pilih Open Network and Sharing Center.
    – Klik Change adapter settings.
    – Maka akan muncul beberapa list Network.
    – Klik kanan icon Wi-Fi, lalu pilih Status. Klik Wireless Properties. Pilih tab Security.
    – Lalu centang Show Characters, maka akan muncul password yang terenskripsi.
  2. Selanjutnya akan saya jelaskan langkah hidden Show characters password wifi.
  3. Tekan Windows+R pada keyboard atau Run
  4. Ketik regedit, lalu tekan OK atau Enter.
  5. Lalu ketik Ctrl+F atau find masukkan kode berikut ini :
    {86F80216-5DD6-4F43-953B-35EF40A35AEE}
    Lalu tekan tombol Find Next.
  6. Maka akan muncul beberapa file registry.
  7. Pilih menu File->Export, beri nama “Show Hide Password” lalu klik Save.
    Fungsinya adalah untuk backup datanya terlebih dahulu agar aman.
  8. Selanjutnya adalah klik kanan key {86F80216-5DD6-4F43-953B-35EF40A35AEE} lalu pilih Delete.
    Akan muncul alert konfirmasi ‘Confirm Key Delete’, pilih Yes.
  9. Jika muncul alert ‘Error Deleting Key’ maka itu terjadi karena permission aksesnya.
  10. Maka yang dilakukan adalah klik kanan key {86F80216-5DD6-4F43-953B-35EF40A35AEE} lalu pilih Permissions.
  11. Setelah itu akan muncul tampilan Permissions. Klik Add, lalu Advanced, lalu Find Now.
    Pilih nama user yang saat itu login, lalu klik OK. Centang Allow pada permission Full Control. Klik OK.
  12. Lalu ulangi kembali langkah 8.
  13. Jika berhasil maka key akan hilang dari registry.
  14. Cek fungsi Show Password di Properties wifi. Jika berhasil maka ketika dicentang Show Password maka tidak akan aksi apapun.
  15. Untuk memfungsikan kembali Show Password wifi, maka kita tinggal pilih menu
    File->Import lalu pilih file yang sebelumnya kita export.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=4sgxfkWQh14

Posted in Tutorial | Tagged , | Leave a comment

Pengenalan Versioning System, Kemampuan Wajib untuk Programmer ?

Saat kuliah dulu saya pernah diajarkan tentang versioning system pakai SVN. Saya ingat betul dengan icon gambar kura-kuranya yakni Tortoise SVN namanya. Sempat saya gunakan secara berkelompok untuk pengerjaan project salah satu mata kuliah. Jadi dengan adanya SVN ini saya dan teman-teman saya bisa mengerjakan sendiri-sendiri dimanapun berada tanpa harus bertemu. SVN bisa diakses secara online, dan project secara update bisa dilihat oleh semua kelompok yang masuk ke dalam grup SVN tersebut.

Saat pertama kali kerja, saya mulai diajarkan untuk menggunakan versioning system GIT. Namun GIT yang digunakan adalah versi terminal bukan GUI karena server yang dipakai adalah Linux Server. Memang GIT ini terbukti sangat memudahkan kita untuk mengerjakan project secara team. Kita tinggal push jika project yang dikerjakan sudah selesai dan kita tinggal pull jika mengambil data project yang terbaru.

Menurut saya fungsi dari versioning ini antara lain data project bisa update karena semua team mengerjakan project yang sama, kita bisa melihat data project versi sebelum update yang terbaru, data project lebih aman di server, serta adanya detail perubahan project yang dilakukan seperti usernya, waktu, kode yang dirubah.

Apa yang dimaksud Versioning System SVN/Git?

Versioning system atau sering juga disebut Revision Control yaitu software yang berfungsi untuk mencatat perubahan berkala pada setiap file dengan detail pencatatan berupa :

  1. Tanggal perubahan
    Anda akan tahu kapan terakhir script tersebut dirubah
  2. User yang merubah
    Anda akan tahu user yang mana dalam tim anda yang melakukan perubahan
  3. Baris Kode perubahan
    Karena file dicatat waktu per waktu maka anda dapat membandingkan setiap baris kode perubahan

Dan dari 3 aturan tersebut kode akan dicatat sebagai Revisi #1, Revisi #2 dan seterusnya. Inilah yang dimaksud dengan Versioning system atau revision control.

Apa yang dapat dilakukan Versioning System SVN/GIT?

Berikut ini beberapa hal yang merupakan fungsi utama dapat dilakukan oleh Versioning system

  1. Undo System
    Sudah terlanjur merubah kode program eh tapi ternyata salah, maka dengan Versioning Sytem anda dapat mengembalikan kode seperti sebelum anda melakukan editing.
  2. Sinkronisasi
    Banyak kepala lebik bagus daripada satu kepala maka itu Versioning system ini mendukung pengerjaan secara team dan mencatat setiap perubahan yang terjadi tentu hal ini dapat diketahui dengan instan karena kode dapat dengan mudah segera disinkronisasi oleh setiap user.
  3. Tracking
    Seperti yang saya sampaikan, Versioning system mencatat berbagai perubahan yang terjadi sehingga anda dapat memonitor atau mentracking perubahan apa yang telah terjadi.

Beberapa Software Versioning System

  1. GIT adalah software versioning system gratis dan opensource yang di ciptakan oleh bapaknya Linux yaitu Linus Torvalds. Git digunakan pada projek kernel linux.
    Sumber Informasi seputar GIT :

  2. SVN atau Subversion adalah salah satu version control yang sangat populer seperti yang digunakan oleh Google Code
    Sumber informasi seputar SVN :

  3. Bazaar adalah version control yang ditulis dengan bahasa pemrograman python. Bazaar digunakan pada projek-projek seperti MySQL, Mailman, Launchpad dll
    Sumber informasi seputar Bazaar :

  4. Mercurial – salah satu version control yang ditulis pula menggunakan PyThon dimana sebelumnya hanya dapat dijalankan di sistem operasi Linux namun saat ini sudah mulai dapat dijalankan di beberapa Sistem Operasi
    Sumber informasi seputar Mercurial

Sumber : blog.pusathosting.com

Posted in Programming | Tagged , , , | Leave a comment

Menggunakan CKEditor dan KCFinder

Sebelumnya kita harus mendownload plugins CKEditor dan KCFinder di link dibawah ini :
– CKEditor : https://ckeditor.com/download
– KCFinder : https://kcfinder.sunhater.com/download

  • Struktur Folder dan File saya
  • Konfigurasi CKEditor
    <!DOCTYPE html>
    <html>
    <head>
    <meta charset=”utf-8″>
    <title>CKEditor</title>
    <script src=”<?php echo base_url(‘assets/admin/plugins/ckeditor/ckeditor.js’);?>”></script>
    </head>
    <body>
    <textarea name=”” class=”editor1″></textarea>
    <script>CKEDITOR.replace( ‘editor1’ );</script>
    </body>
    </html>
  • Selanjutnya, buka file config.js yang ada dalam folder ” ckeditor “. Tambahkan code seperti dibawah ini sesuai dengan struktur folder di sistem anda.

    config.filebrowserBrowseUrl = ‘../assets/admin/plugins/kcfinder/browse.php?type=files’;config.filebrowserImageBrowseUrl = ‘../assets/admin/plugins/kcfinder/browse.php?type=images’;
    config.filebrowserFlashBrowseUrl = ‘../assets/admin/plugins/kcfinder/browse.php?type=flash’;
    config.filebrowserUploadUrl = ‘../assets/admin/plugins/kcfinder/upload.php?type=files’;config.filebrowserImageUploadUrl = ‘../assets/admin/plugins/kcfinder/upload.php?type=images’;
    config.filebrowserFlashUploadUrl = ‘../assets/admin/plugins/kcfinder/upload.php?type=flash’;

    atau langsung alamat website kita :

    config.filebrowserBrowseUrl = ‘http://your_website/assets/admin/plugins/kcfinder/browse.php?type=files’;
    config.filebrowserImageBrowseUrl = ‘http://your_website/assets/admin/plugins/kcfinder/browse.php?type=images’;
    config.filebrowserFlashBrowseUrl = ‘http://your_website/assets/admin/plugins/kcfinder/browse.php?type=flash’;
    config.filebrowserUploadUrl = ‘http://your_website/assets/admin/plugins/kcfinder/upload.php?type=files’;
    config.filebrowserImageUploadUrl = ‘http://your_website/assets/admin/plugins/kcfinder/upload.php?type=images’;
    config.filebrowserFlashUploadUrl = ‘http://your_website/assets/admin/plugins/kcfinder/upload.php?type=flash’;

     
  • Lalu, buka file config.php yang ada di dalam folder ” kcfinder/conf “. konfigurasi “disabled” menjadi “false” seperti dibawah ini :
  • Maka kita sudah bisa menggunakan ckeditor untuk browser server kita sendiri seperti dibawah ini :
Posted in Programming | Tagged , , , , , | Leave a comment

Cara Menghilangkan Jejak Link di CSS

Beberapa dari anda termasuk saya sendiri mungkin masih bingung cara agar link “a href” ketika diklik tidak meninggalkan jejak. Jejak disini yang dimaksud adalah masih adanya bintik-bintik seperti dotted sehingga tidak terlihat rapi. Ternyata caranya sangat mudah yakni seperti code css dibawah ini :

a:active {
    text-decoration:none;
    color:#ffffff;
    border:0px;
    -moz-outline-style:none;
}

a:focus{
   outline:none;
   -moz-outline-style:none;
}

Demikianlah caranya, semoga bermanfaat. Terima Kasih.

Posted in Programming | Tagged , | Leave a comment